Saat engkau melihat kamarmu
Berubah menjadi taman syurga
Dan wajah-wajah yang selama ini terhimpun dalam harapan
dan cita-citamu
Kini terbumi di hadapanmu
Engkau hanya mengharap Dia sedang tersenyum ke arahmu
dan engkau tamakkan langkah-langkah ke destinasi akhir
itu
Saat engkau melihat wajah-wajah bersih itu merenungmu
Engkau merenung balas
Dan hatimu sarat dengan impian setinggi langit
Getar bahagia itu
Terlalu ingin.
Terlalu ingin meniti jalan ke sana
Saat hanya nombormu yang mereka pinta
Dan rasa itu bergetar lagi
Terlalu cintamu tumpah
Pada jalan yang asing ini
Yang engkau lihat tapak kaki baginda membekas
Darah sahabiah merah membasah
Keringat sang pejuang menitik mewangi
Tertunduk engkau ke bumi malu
Pada satu demi satu
Lumpur dosa dan tebal jahiliahmemagut
Lumpur dosa dan tebal jahiliahmemagut
Dan doa yang terjawab tak terbiarkan
Engkau memandang langit
Dan sukmamu dicengkam sayu
Oleh saratnya kasih dan rahmatNya
Segalanya
Milik Engkau ya Rabbi
No comments:
Post a Comment