Dasar budak-budak, ia berteriak lagi, “Hei! Siapa kau?” Jawapan yang terdengar, “Hei! Siapa kau?” Lantaran itu ia tersangat kecewa dan marah kerana suaranya itu ditiru, budak itu berasa geram, lalu berteriak kembali, “Kau pengecut!” Lagi sekali ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan teriakan yang serupa.
Lantas budak itu bertanya kepada ayahnya, “Apa yang terjadi?” Dengan penuh kearifan ayahnya tersenyum, “Anakku, cuba kamu perhatikan.” Bapa budak itu menjerit, “Saya kagum padamu!” Suara di kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!” Sekali lagi ayahnya berteriak “Kamu adalah juara!” Suara itu menjawab, “Kamu adalah juara!”. Budak itu berasa sangat hairan, meskipun demikian ia tetap belum mengerti. Lalu ayahnya menjelaskan, “Suara itu adalah gema, tetapi sesungguhnya itulah kehidupan.”
Kehidupan membalas kembali di atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan di atas setiap tindakan dan perlakuan kita. Bilamana kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, maka ciptakan cinta itu di dalam hatimu. Bilamana kamu menginginkan kerjamu mempunyai kemampuan yang tinggi, maka tingkatkan kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu.
(copied and pasted)
No comments:
Post a Comment